• Sandiwara Langit

    Penerbit: Shafa Publika
    Penulis: Abu Umar Basyir

    Ukuran: 14 cm x 21 cm
    Berat: 0,3 kg
    Tebal: – Halaman, Soft Cover

    Buku ini memuat salah satu kisah nyata perjalanan hidup anak Adam yang sungguh mengharukan, tapi juga membanggakan. Cerita ini adalah sebuah kisah nyata yang mengungkap keagungan cinta kasih dua anak manusia yang beraroma Surga, berbalut cinta pada Sang Pencipta. Cerita ini disusun dengan tujuan, agar kita semua bisa mengambil hikmah dan pelajaran dari cerita tersebut. Karena banyak niiai perjuangan yang sangat perlu kita tiru. Wujud perjuangan yang sudah begitu jarang muncul dalam kehidupan umat manusia. Termasuk dalam kehidupan kebanyakan kaum muslimin, pada masa sekarang ini. Bagaimana kisah selengkapnya? Simak buku ini, dan jadilah pemetik hikmah di dalamnya!

  • Meniti Di Atas Kabut, Sandiwara Langit 2

    Penulis: Abu Umar Basyir
    Penerbit: Shafa Publika

    Tebal: – hlm Soft Cover
    Ukuran: 14 cm x 21 cm
    Berat: 0,3 Kg

  • Kamus Kitab Mukhtarot Ringkasan Kaidah Bahasa Arab

    Penulis: Sholahuddin Abu Faiz Al Furqoni
    Penerbit: Pustaka Al-Furqon

    Ukuran: 15 cm x 20 cm
    Cover: Soft Cover
    Berat : 250 Gram
    Tebal: 162 halaman

    Buku ini berjudul “Buku Kamus Kitab Mukhtarot Ringkasan Kaidah Bahasa Arab”, Buku Kamus Kitab Mukhtarot ini adalah hasil rangkuman dari kami saat mengajarkan kitab tersebut selama beberapa tahun, setidaknya ada tiga hal penting yang terdapat dalam kamus tersebut:
    * Pertama, terjemah mufrodat dari setiap kosakata dalam kitab tersebut
    * Kedua, penjelasan dan keterangan tambahan yang kami rasa penting untuk ditambahkan
    * Ketiga, i’rob kalimat secara perkata dari setiap contoh yang disebutkan

    Metode penggunaan kamus ini adalah menyesuaikan dari setiap halaman yang ada di kitab Mukhtarot. Oleh karenanya kamus ini disusun sesuai dengan bab-bab dan sub bab pembahasan yang ada. Semoga dengan kehadiran kamus ini, akan semakin menambah semangat belajar para penuntut ilmu dan semakin memudahkan mereka dalam memahami kitab mukhtarot dan kitab-kitab dasar dalam kaidah bahasa Arab.

    Kitab ‘Mukhtarot Qowaid Lughoh Al-Arobiyyah’  menjadi kitab panduan sejak awal berdirinya pondok pesantren Al-Furqon hingga sekarang. Bahkan banyak diajarkan di lembaga pendidikan, pesantren, majlis taklim, dan sebagainya, sampai-sampai dulu ketika saya masih belajar di Saudi, ada beberapa kelompok belajar bahasa Arab mengkaji buku Mukhtarot.

    Sungguh betapa banyak manfaat kitab tersebut! Betapa banyak para penuntut ilmu yang mempelajarinya! Betapa banyak para ustadz dan dai yang mengajarkannya! Betapa banyak lembaga pendidikan, pesantren, majlis taklim yang menjadikannya sebagai muqorror / buku panduan dalam belajar!

    Semoga Allah menjadikan bagi penulis, penerbit, pengedar dan pembaca buku ini mendapatkan keridhaan dan surga-Nya. Aamiin.

  • Agar Anak Cinta Al-Qur’an Metode Praktis Mengakrabkan Anak

    Penulis: Muhammad Fahd Ats-Tsuwaini
    Penerbit: Mumtaza

    Ukuran: 11.2 x 17.5 cm
    Cover: Soft Cover
    Berat: 100 Gram
    Tebal: 102 halaman

    Pasti Dekatnya anak kita dengan Al-Qur’an merupakan pangkal kebaikan, dan jauhnya anak dengan Al-Qur’an menjadi pemancing datangnya segala keburukan. Untuk itu, menjadi tugas berat yang menggelayut di pundak orang tua, yakni bagaimana agar anak kita mencintai Al-Qur’an dan menjadikan Al-Qur’an sebagai `teman akrab’ sekaligus guru yang membimbing perilakunya.

    INILAH RAHASIANYA

    • • •

    Buku ini menyuguhkan tips sederhana namun digdaya untuk menanamkan kecintaan anak kepada Al-Qur’an. Bagaimana kita bisa menumbuhkan benih cinta anak terhadap Al-Qur’an, lalu bagaimana cara mengokohkan jalinan cinta tersebut. Sehingga, anak akan bisa mereguk kebahagiaan hidup bersama Al-Qur’an. Dan kita tentu akan mengulum senyum bangga tatkala menyaksikan anak kita menjadi sosok generasi Qurani yang menyejukan hati.

  • Fathul Qarib Fikih Populer Madzhab Syafi’i

    01

    Penulis: Ibnu Al-Ghazzi
    Penerbit:Pustaka Azzam

    Ukuran: 16 x 24,5 cm
    Cover: Hard Cover
    Berat: 775 Gram
    Tebal: 568 halaman

    Resensi:

    Kitab ini merupakan kitab fikih, berkaitan dengan sahnya ibadah dan mu’amalah umat Islam, serta berkaitan dengan halal dan haram. Kitab ini adalah kitab yang sangat ringkas dan runtut. penulis menyusun kitab ini sesuai dengan sebuah kitab yang bernama A-Taqrib, dengan kitab ini, kita banyak memperoleh banyak informasi tentang hukum-hukum yang berkaitan dengan disiplin ilmu fikih, yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, demi terciptanya hablun minallah dan hablun minannas yang lebih baik, sehingga kita menjadi muslim yang kuat secara intelektual, emosional dan spiritual.

    Fathul Qarib Fikih Populer Madzhab Syafi’i

    01
    Rp139.000
  • Benarkah Shalahuddin Al-Ayubi Merayakan Maulid Nabi

    Penulis: Abdul Hakim bin Amir Abdat
    Penerbit: Maktabah Mu’awiyah bin Abi Sufyan

    Berat: 0,8 Kg
    Ukuran: 16 cm x 24 cm
    Tebal: – Halaman, Soft Cover

    Resensi

    Perayaan Maulid di negeri kita telah menjadi tradisi ritual tahunan yang mendarah daging. Sehingga tidak sah sekiranya bila pada satu tahun saja tidak merayakannya. Namun yang menjadi pertanyaan besar, Dari manakah kaum muslimin mengambil contoh perayaan maulidan tersebut? Apakah mereka mengambil contoh dari Rasulullah sebagai suri teladan yang terbaik ataukah dari orang-orang yang tidak layak untuk dijadikan suri teladan?

    Buku “Benarkah Shalahuddin Al-Ayubi Merayakan Maulid Nabi” ini telah mengupas tentang sejarah maulidan sekaligus menjawab tuntas berbagai syubhat yang disebutkan dalam perayaan maulidan khususnya tentang tuduhan bohong yang dilontarkan: Bahwa panglima besar Islam yang bernama Shalahuddin al Ayubi adalah yang pertama kali merayakannya. Dan buku ini adalah jawaban atas pertanyaan tersebut.

    Selain pembahasan tersebut, buku ini dapat juga dijadikan sebagai pegangan bagi para pecinta Sunnah Rasulullah untuk menjawab berbagai macam bidah yang telah banyak menyebar dan masuk di tengah-tengah kaum muslimin, khususnya di Indonesia ini.

  • Ya Allah Berkahilah Pagi Hari Kami

    Penulis:  Wahid Abdus Salam Bali
    Penerbit: Kiswah Media
    Ukuran: 14 cm x 20,5 cm
    Cover: Soft Cover
    Berat: 350 Gram
    Tebal: 250 halaman

    Buku ini “Buku Ya Allah Berkahilah Pagi Hari Kami” , mengulas tentang manfaat syar’i dan medis ketika kita bangun lebih pagi, tips mudah shalat tahajud dan penjelasan dahsyatnya keberkahan shalat Subuh di masjid.

    Alhamdulillah, tentunya buku Ya Allah Berkahilah Pagi Hari Kami ini sudah diperkuat dengan dalil-dalil dari Alqur’an dan As-Sunnah yang shahih.
    Waktu pagi merupakan waktu yang ditandai dengan kesegaran alam, kebugaran fisik, dan kenyamanan psikis setelah kita beristirahat di malam harinya. Untuk itu Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam sangat menjaga kebiasaan bangun lebih pagi, dan memulai aktivitasnya dengan beragam amaliah ibadah yang bisa mendatangkan keberkahan. Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam pun mendoakan umatnya, “Ya Allah, berkahilah umatku pada waktu pagi mereka” (HR. Abu Dawud dan Tirmidzi).

    Buku ini juga berisi panduan bagi seorang mukmin untuk bisa mengawali hari-harinya sesuai tuntunan Nabi shalallahu ‘alaihi wa sallam dan bisa mendapatkan keberkahan di waktu pagi. Dimulai dengan penjabaran tentang keutamaan bangun lebih pagi, yang dipaparkan dalam perspektif agama, medis, ekonomi, sosial dan moral. Kemudian ulasan tentang kiat mudah untuk merutinkan shalat Tahajud setelah bangun tidur, serta berbagai fadhilah membiasakan shalat Subuh berjamaah di masjid. Semuanya dijabarkan secara sistematis dan diperkuat dengan dalil-dalil Al-Quran dan As-Sunnah yang shahih.

  • Ya Allah Ampuni Aku Bertaubat Sebelum Terlambat

    Penerbit: Pustaka Imam Bonjol
    Penyusun: Zainal Abidin bin Syamsuddin

    Ukuran: 14,5 cm x 21 cm
    Tebal: 214 Halaman
    Berat 1 Set: 0,35 kg, Soft Cover

    Segala puji hanya milik Allah Rabb semesta alam. Buku ini mengupas tuntas masalah pertaubatan dan dosa-dosa maksiat, apa saja syarat-syarat serta penghalang taubat dan buku ini di tutup dengan tata cara shalat taubat berdasarkan sunnah Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi wa Sallam, berikut di antara isinya:

    ***

    Bab V11

    Penawar Racun Maksiat

    Anggaplah Besar Kesalahan Kecil

    Orang yang beriman dan bertakwa akan selalu takut kepada Allah, senantiasa mengagungkan-Nya, menganggap besar kesalahan yang kecil, menganggap kecil kebaikan yang besar dan senantiasa merasa hina di sisi Allah. Allah menyifati hamban-Nya yang beriman,

    “Mereka sedikit sekali tidur di waktu malam; dan di akhir-akhir malam mereka memohon ampun (kepada Allah).” (Adz-Dzariyat: 17-18).

    Abdullah bin Mas’ud menggambarkan dengan jelas bagaimana kondisi orang beriman menilai maksiat, “Orang beriman melihat dosa-dosanya seolah-olah dia duduk di bawah gunung, ia takut gunung itu menimpanya. Sementara orang yang fajir (suka berbuat dosa) melihat dosanya seperti lalat yang lewat di atas hidungnya.” Ia mengisyaratkan begini Ibnu Syihab berkata, ”Dengan tangannya di atas hidungnya.”

    Ibnu Abi Jamrah mengatakan, “Hikmah dalam penyerupaan (dosa) dengan gunung karena sesuatu yang membahayakan selain gunung adakalanya diperoleh faktor yang menyelamatkan darinya, berbeda dengan gunung, apabila menimpa seseorang, maka biasanya ia tidak selamat darinya.”

  • Syarah Akidah Imam Muhammad bin Abdul Wahhab

    Penulis: Shalih Al-Fauzan
    Penerbit: Pustaka Imam Bonjol

    Ukuran: 15.5 cm x 24 cm
    Cover: Soft Cover
    Berat : 405 Gram
    Tebal: 238 halaman

    Belum usang juga tuduhan sesat dengan label “wahabi” yang terdengar di telinga kita atau yang kita dapati dalam banyak tulisan. Tuduhan tersebut disandarkan pada dakwah Syekh Muhammad bin Abdul Wahhab, bertarut-larut ia dikampanyekan di negeri-negeri Islam, termasuk negeri kita Indonesia. Lantas siapakah sebenarnya Muhammad bin Abdul Wahhab? Bagaimanakah akidahnya?

    Wajib bagi setiap Muslim untuk kembali meneliti dengan cermat berita yang tersebar di masyarakat. terlebih ia menyangkut kehormatan seorang Muslim. Hendaknya pula kita bersikap objektif dalam menilai sesuatu, berusaha menguliknya dari berbagai sumber dan metihatnya dari dua sisi yang sating membelakangi.

    Buku ini merupakan penjelasan Syekh Dr. Shalih bin Fauzan al-Fauzan secara detail dan mendalam dari setiap kalimat yang dituliskan oleh seorang yang tuduhan tersebut tersemat padanya, yakni Muhammad bin Abdul Wahhab, yang ia merupakan jawaban darinya terhadap pertanyaan seputar pemahaman yang dianut olehnya, juga untuk menyikapi tuduhan-tuduhan yang dilemparkan kepadanya.

    “Subhaanaha haadza buhtaanun azhim”(Maha Suci Engkau ya Rabb, ini adalah tuduhan yang besar). ia menjadi kalimat primadona dalam risalah yang ditulisnya.

  • Rintangan Setelah Kematian

    Penulis: Zainal Abidin bin Syamsuddin, Lc
    Penerbit: Pustaka Imam Bonjol

    Tebal: 187 Halaman
    Berat: 0.3 Kg, Soft Cover
    Ukuran: 14,5 cm x 21 cm

    Buku ini menjadi pengingat kita akan dahsyatnya kejadian setelah kehidupan, yaitu sakaratul maut, kematian, azab kubur, hari kebangkitan, hari pembalasan, kenikmatan surga dan pedihnya neraka. Berikut ini cuplikan isi buku ini:

    ***

    Sebab-sebab yang memicu siksa kubur yang menimpa penghuni alam barzakh terbagi menjadi dua macam:

    Pertama, sebab umum yaitu mereka disiksa karena kejahilan mereka terhadap Allah, tidak menunaikan ketaatan dan melakukan kemaksiatan. Alah tidak menyiksa ruh yang mengenal-Nya, mencintai-Nya, mengikuti perintah-Nya, menjauhi larangan-Nya dan tidak menyiksa badan untuk selamanya selagi kondisi ruhnya demikian. Dan siksa kubur dan azab akhirat menimpa seorang hamba akibat murka dan marah Allah kepadanya. Siapa yang perbuatannya mengundang murka dan marah-Nya di dunia dengan melakukan maksiat sampai mati belum bertaubat, maka ia mendapat siksa kubur sesuai kadar murka dan marah Allah kepadanya.

    Kedua, sebab khusus sebagaimana yang dikabarkan Rasulullah tentang dua orang yang disiksa di alam kuburnya, orang yang pertama di siksa karena namimah di tengah manusaa dan orang yang kedua di siksa karena tidak menjaga percikan kencing. Kemudian beliau juga menyabutkan orang di siksa karena shalat tanpa bersuci, orang di siksa karena melewati orang teraniaya tapi tidak menolongnya, orang yang disiksa karena di beri al-Qur’an tapi tidak shalat malam dan tidak mengamalkannya, mereka di siksa karena berzina, mereka di siksa karena memakan harta riba, mereka di siksa karena malas shalat subur, mereka di siksa karena tidak mau membayar zakat, mereka di siksa karena menyulut api fitnah di tengah umat manusia, mereka di siksa karena sombong dan congkak, mereka di siksa karena berjalan riya dan mereka di siksa karena suka mengumpat dan menghina orang lain.

  • Perlukah Hizbiyah Dalam Dakwah

    Penulis: Bakr bin Abdullah Abu Zaid
    Penerbit: Pustaka Imam Bonjol

    Ukuran: 14 cm x 21 cm
    Cover: Soft Cover
    Berat : 300 Gram
    Tebal: 216 halaman

    Buku ini berjudul “Buku Perlukah Hizbiyah Dalam Dakwah”, Buku ini mengurai benang kusut dibalik metode dakwah hizbi. Mulai permasalahan Ta’ashub atau fanatik golongan hingga mengejar masalah taawun dalam suatu kelompok dakwah dikupas secara apik dalam buku ini. Tentu pasti ada plus minusnya, tetapi jika semua diletakan pada tempatnya maka akan ketemu titik terang dan lebih adil.
    Sebagian pihak berpendapat bahwa gerakan hizbiyah dibutuhkan karena bisa memantik kekompakan, menghadirkan keharmonisan dan menggalang kekuatan serta solidaritas untuk memajukan Islam dan menegakkan khilafah.
    Syubhat hizbiyah sangatlah dahsyat yang kadang menimbulkan benturan keras di tengah umat. Apakah berbagai macam gerakan hizbiyah ini merupakan solusi dalam dakwah pada saat ini? Ataukah justru  menjadi puncak keretakan dan pertentangan dalam umat Islam.
    Semoga Allah menjadikan bagi penulis, penerbit, pengedar dan pembaca buku ini mendapatkan keridhaan dan surga-Nya. Aamiin.

  • One Heart Rumah Tangga Satu Hati Satu Langkah

    Penulis: Zaenal Abidin bin Syamsudin
    Penerbit: Pustaka Imam Bonjol

    Ukuran: 14,5 cm x 21 cm
    Tebal: 198 hlm
    Berat: 0,3 kg

    Pernikahan adalah sebuah ikatan yang sangat kuat dan merupakan kerja sama yang sangat unik, karena masing-masing harus bisa menerima dan memberi, menyayangi, menopang dan melindungi, serta membela dan berkorban.

    Rumah tangga yang sakinah, mawaddah bisa diwujudkan dengan cara menyatukan visi dan misi antara suami dan istri, dalam buku ini, penulis memaparkan kiat-kiatnya, bagaimana dengan menyatukan hati (one heart), rumah tangga yang satu hati satu langkah bisa mewujudkan keluarga idaman yang diimpikan setiap pasangan.

     

Tim Kami ada disini untuk menjawab pertanyaan Anda. Tanya Kami apasaja
WeCreativez WhatsApp Support
Support System
Admin
Available

Main Menu