• Santun Yang Telah Punah Pelajaran Kisah Santun Nabi Orang Shalih

    Penulis: Asy-Syaikh Abul Abbas Ahmad bin Shalih Syamla
    Penerbit: Buana Ilmu Islami

    Ukuran: – cm
    Cover: Soft Cover
    Berat: 550 Gram
    Tebal: 266 halaman

    Santun adalah sifat Allah.

    Dan Allah memerintahkan agar manusia punya sifat santun ini.

    Santun adalah karakter para Nabi- alaihumussalam- dan sifat para pewarisnya dari kalangan shahabat, tabi’in dan para ulama setelah mereka.

    Sifat santun telah mengantarkan mereka kepada derajat kemuliaan yang sangat tinggi di sisi Allah dan menjadi kewibawaan mereka di sisi manusia.

    Dan bila santun telah punah, maka akan timbul kebencian antara saudara dan teman-teman, memisahkan mereka dengan jurang pemisah yang teramat dalam.

    Bila santun telah punah, hati seseorang akan Ilari menjauh dari orang lain, bahkan melebihi larinya binatang ternak dari hewan buas yang sedang memburunya.

    Lemahnya iman akan mengakibatkan hilangnya rasa aman di antara orang-orang yang terdekat, dari seorang bapak kepada anaknya, dan dari seorang anak terhadap bapaknya. Dari seorang istri terhadap suaminya, begitu pun sebaliknya.

    Hilangnya sifat santun, serta ditambah dengan lemahnya iman, akan membuat kehidupan berubah menjadi kehidupan indivudual dan egoisme. Seseorang yang kehilangan sifat santun akan dikuasai oleh kepentingan diri dan kelompoknya.

    Dalam buku Santun Yang Telah Punah Pelajaran Kisah Santun Nabi Orang Shalih ini dipaparkan sifat santun Allah Ta’ala, lalu juga dijabarkan santunnya para nabi dan orang-orang shalih setelahnya hingga ulama di abad ini.

Tim Kami ada disini untuk menjawab pertanyaan Anda. Tanya Kami apasaja
WeCreativez WhatsApp Support
Support System
Admin
Available

Main Menu